my own little world" /> my own little world" />

30.5.06 

:: java's quake ::

27 May 2006

3.30am BST (British Summer Time)

I just finished working. I received 2 messages on my mobile.

"Those must be from my mum. I'll read them later at home," I talked to myself.

15 minutes later I arrived at home & decided to read the messages.

"Dear my beloved family, this news I got from Sono (mum's brother, red.). Our (grand)mother is well though she's got stomache. Please pray for those who have been affected --> Mbak, there was an earthquake and many things have broken. Thanks God, we are all safe!"

I was crying and still couldn't believe what I just read. I turned on my TV and visited news website to get more information about that. Wow, it was a terrible one and has affected thousands of family in Jogjakarta and surround. At first I thought it was because of the Mount Merapi, but it was not.

I straightly called my family in Jkt. They were busy with updating news and many plans to take my grandma to Jakarta. I tried to call my grandma but it was impossible. There were lack of electricity and telecommunication after the quake. Mum kept telling me to go to sleep and she would keep me updated with every news from Jogja. I could not sleep well after all. I still can't believe what I've watched & heard. I keep thinking about the affected people especially my relatives.

All I can do is praying for those who have been affected. May God bless them!

Be strong people! ***

23.5.06 

:: sakit punggung ::

Pernah ngerasain bongkok seperti opa-oma umur 80 thn ke atas? arggghhh sakit sekali! :(

Ini kayaknya jadi penyakit kambuhan saya sejak jadi pelajar lagi. Beberapa hari terakhir pinggang saya mulai ngilu lagi. Mungkin terlalu lama duduk di depan komputer. Padahal minum air putih juga banyak banget dalam sehari. Kalau sudah begini, sekalinya bangkit dari kursi pasti langsung bongkok karena tidak bisa meluruskan badan. hiks! :( sakit banget loh rasanya. Kalau tidur pun badan harus lurus.

Semalam pas mau tidur, terasa banget nyerinya meskipun badan udah dilurusin. Saya sampai nangis dan teriak kesakitan. Tadi pagi pas bangun memang agak mendingan, tetapi sekarang mulai terasa lagi pegelnya. Menurut teman sih karena duduk kelamaan dan juga campur stres. Tentu saja dia ngomong begitu karena memang terlihat dari wajah manis saya ini. Tadi kami bertemu dan dia langsung bilang, "You look so tired Astrid. Hope everything is okay with your project. When the proposal done, you have to celebrate it, especially because of your backpain."

Kayaknya memang kursi di rumah saya kurang bersahabat. Kurang nyaman untuk duduk berlama-lama. Maklum gratisan sih...hihihi...jadi tidak seenak kursi kerja di rumah jkt atau di kantor
IMX. Harus ngapain lagi ya kalau begini? Mau belajar di kasur, takut ketiduran karena terlalu nyaman. Minum susu dan vitamin D juga rajin kok, jadi harusnya sih ngga ada gangguan sama tulang-belulang. Semoga ngga nyeri berhari-hari nih. Hiks! ***

17.5.06 

:: another busy week ::

This week will be a busy week. I'll enjoy it though.

Monday: Meet supervisor
Tuesday: Property viewing 2 times
Wednesday: Go to Uni
Thursday: Go to Uni & property viewing in the afternoon
Friday: Property viewing in the morning & work at night
Saturday: Usually become a lazy day & of course go to work at night

I've got proposal to hand in next Friday (26/5). Stuck in the strategies & tactics. Had changed the topic for five times & finally decided to follow the current one on. Draft hand in next Monday.

Yeah, my brain is fully loaded with my final project & flat seeking. I have to move out from my current flat at least in mid June. Wishing to get a very comfortable flat.

Desperately need fresh air. I cross my fingers and wish for good weather this weekend. Very excited to go to the beach or to the central park.

Off to bed.***

15.5.06 

:: individual ::

Akhirnya gatel untuk nulis lagi di blog setelah 10 hari ditunda karena mau konsentrasi ama final project. Ternyata memang ngga ngaruh mau sok konsentrasi. Pikiran, hati dan tangan tetap pengen cerita kejadian menyesakkan hati.

Setelah mengungsi beberapa hari di Reading, Rabu (10/5) lalu saya pulang ke Bournemouth naik kereta yang datang dan berangkat
on time. Seperti biasa, penumpang yang keluar harus didahukan jadi saya menunggu agak jauh dari pintu gerbong. Kereta datang dari Glasgow (Scotland) menuju Bournemouth. Kebetulan seorang oma yang benar-benar tua renta akan turun dari kereta. Langkahnya lambat sekali dan badannya bergetar. Seorang pria Inggris muda berdiri tepat di samping pintu gerbong. Diam dan tampak tidak sabar untuk masuk dalam kereta. Melihat hal itu, saya langsung berusaha mendekati sang oma, tetapi seorang perempuan Asia Selatan telah lebih dahulu membantunya keluar dari kereta.

Di belakangnya seorang oma lagi yang agak lebih muda. Dia membantu temannya mengurus koper mereka yang besar dan berat. Kali ini saya berhasil membantu mengeluarkan koper-koper mereka. Pria Inggris tadi tetap saja diam. Saya terharu karena oma tersebut terus mengucapkan terima kasih pada perempuan Asia Selatan. Ya memang kalau tidak dibantu, mungkin dia masih kerepotan turun dari kereta.

Ketika masuk ke dalam gerbong, pria Inggris tadi langsung membanting tasnya. Hmm, memang dari awal terlihat angkuh dan cuek dengan lingkungan, saya pikir. Saya duduk di sisi menghadap stasiun di mana saya bisa melihat kedua oma tadi sibuk mencari cara untuk membawa koper mereka ke sisi atas stasiun untuk menyeberangi platform. Yang paling tua hanya duduk menunggu temannya mencari bantuan. Seorang petugas stasiun mondar-mandir melewati koper mereka, tapi tetap saja tidak ada niat untuk membantu. Oma kedua mencari uang receh untuk melepaskan trolley dari rantai. Dia bingung karena trolley-nya tidak juga terlepas. Lagi-lagi dia sibuk mencari bantuan untuk melepaskan trolley. Beberapa orang berjas hanya bolak-balik di sekitarnya tanpa ada yang membantu. Bahkan sampai kereta saya berangkat pun, dia masih terus kebingungan.

Bagi saya, itulah kekurangan negara ini. Individual dan egois. Orang-orang terlalu sibuk dengan kehidupan mereka hingga tidak lagi peduli dengan orang-orang lanjut usia dan keadaan di sekitar mereka. Memang beruntung pemerintah Inggris masih peduli dengan nasib-nasib orang tua dengan kebijakan mereka untuk mendirikan berbagai yayasan dan berbagai fasilitas gratis+spesial bagi orang-orang lanjut usia. Namun bukan berarti, yang lain jadi tidak peduli kan?***

4.5.06 

:: 25 ::

I thank God for giving another blessed year in my life.

25 is a good number. It is quarter century. So what?


I started my day with reading Bible by myself and called home thereafter. It is kind of a ritual for our family to read Bible and pray together on our special day. Being far away from home doesn't make me forget the ritual.

My father read several verses for me from Collesians 3:1-4, Psalm 127 & Psalm 126:3. The passages remind me to have more intense relationship with God through praying. Thanks all! i love you all so much =)

Nothing very special I did during the day. I have been busy lately with my final project, so I just went to the library to get some books and journals. I hope everthing is going well until the deadline in September.

I was congratulated by many lovely people in the UK and back at home. It has been my pleasure knowing that I am loved and surrounded by many affectionate people who have great influences in my life.

At night, my flatmate cooked barbeque chicken and bought chocolate fudge cake. We had dinner together followed with singing & cake ceremony. Nevertheless, we took some pictures as you see =) She gave me earrings as the present. Thanks, Dav! You're so sweet.

Well, though I had to stay at home because of the project, I had a great birthday after all.

I thank God for blessing me. I love You more each day. ***