my own little world" /> my own little world" />

27.4.05 

!!! seven days to go !!!

26.4.05 

:: have you found him? ::


Kali ini aku ingin berbagi cerita lucu. Lucu bagiku sih, terserah kalau pembaca tidak menganggapnya lucu.

Hari Minggu kemaren, seperti biasa aku menelpon pama di rumah. Boleh dibilang ini jadwal tetap tiap weekend. Biasa lah, ngobrol-ngobrol tentang kegiatanku di sini, cerita-cerita tentang keluarga di Indonesia & lain sebagainya.

Beberapa hari lalu, mamaku pernah bercerita kalau teman kecilku dulu akan menikah hari Minggu kemaren. Kebetulan dia sudah lulus S2 & dengan bagusnya dapat suami juga lulusan S2. Menurut mamaku, ya secara pendidikan sejajar lah.

Begini lah percakapan kami:

Mama (M): "Ada temanmu yang mau ke London ngga?"

Astrid (A): "Kenapa emangnya, Ma?"

M: "Ya kan anak gw (serasa masih muda dia, ngomong gw-elo ama anaknya...hehehe..) 2 orang mau ultah. Kali aja bisa dititipin kado!"

A: "hmmm...kayaknya sih ngga ada soalnya anak-anak lama udah pada dateng untuk wisuda. Paling ntar ada lagi Juni akhir/Juli awal gitu ma."

M: "ya udah lah, besok-besok aja dititipinnya. Mama sih tadi dari PIM de' (panggilanku di rumah, red.). Ya liat-liat apa aja yang bisa dibeli untuk kakak & adik. Kalau kakak sih mama udah beliin soalnya ada temannya yang lagi di Indo." ==> licik nih si kakak, bisa dapet kado banyak dia! i envy her :(

A: "Ya besok-besok aja deh dibeliinnya ya ma. Sebenernya aku lagi pengen bakmi GM & Sari Ratu, ma! hehehe...

M: "Adik udah mau 24 ya? Mama dulu udah nikah tuh dik (bahkan doi lagi hamil si kakak!)."

A: "Teman-temanku juga udah ada yang nikah ma. Bulan ini ada 2 tuh di Bandung. Ntar pertengahan tahun ada lagi. Trus tahun depan lebih banyak lagi."

omongan mulai bikin aku deg-degan karena salah ngasih topik! huhuhu

M: "Nah adik sendiri gimana, udah punya pacar belum? Kok ngga pernah cerita-cerita sih?"

terdiam sesaat, mesem-mesem sendiri & grogi.

A: "Ah belum ada ma. Masih males ah!" ==> jawaban orang yang paling males ditanya tentang pacar!

M: "Di sana gimana? Masa' ngga ada yang nyantol?"

tambah grogi & bingung mesti jawab apa

A: "Belum ada sih! (finger cross) Masih males ah, santai aja! Wong kakak juga masih santai-santai gitu loh belum mau nikah! Tenang aja, ma!" ==> padahal sebenarnya jadi kepikiran juga sampai sekarang!

M: "Ya jangan terlalu milih-milih lah, tapi milihnya juga yang bener."

A: "Gampang lah itu, bisa diatur!" (sambil senyum-senyum sendiri membayangkan si doi..hehehe)

dua-duanya jadi terdiam

A: "Ya udah deh ma, aku mau bikin pudding nih untuk ntar malam, takut ngga keburu beku!" ==> mulai takut ditanya yang lain-lain!

M: "Ya udah. Jangan lupa berdoa & good luck bikin pudding-nya."

klik! perbincangan pun berakhir.


Aku mulai mikir, "Ada apa ya, kok mama tiba-tiba nanyain gw punya pacar/ngga?" Maklum, seumur hidup ngga pernah aku ditanyain hal ini. Pokoknya tiba-tiba aku udah punya pacar aja. Aku kan boleh dibilang orang yang cukup cuek di rumah. Gaya juga begini-begini aja. Sekarang mendingan, agak feminin dikit. Dulu? Boro-boro! Pokoknya apapun yang bikin aku nyaman, aku pasti senang.

Besoknya, aku ngobrol sama kakakku. Aku ceritain tuh tentang perbincanganku dengan mama di telepon. Si kakak malah ketawa-ketawa. Trus dia cerita kalau mama habis dari resepsi pernikahan teman kecilku itu. Dia cerita ke kakakku kalau rencana mereka (teman kecilku & suaminya) benar-benar bagus. Sama-sama sekolah S2, baru menikah.

Kayaknya gara-gara itu dia jadi pengen punya menantu...hahaha... Aku lah yang kena getahnya juga. Seumur-umur ngga pernah gitu loh ditanyain tentang pacar...huhuhuhu

Eh tapi jujur aja ya. Aku nih lagi banyak impian. Trus aku jadi mikir, kayaknya kalau punya pacar, kok malah bikin repot ya. Eh tapi ngga tau juga deh. Siapa tahu besok-besok ada lelaki yang bisa merubah pemikiranku itu. Lagian aku 'kan ngga nyari pacar, tapi nyari husband to be....hehehe

23.4.05 

:: counting days ::


Udah lama ngga bikin tulisan. Kesibukan membuatku ngga sempat posting di sini.

Saat ini, boleh dibilang 10 hari menjelang ulang tahunku ke-24...hmmm... udah hampir 1/4 abad umurku. Banyak hal udah aku lalui. Suka dan duka. Udah sekitar 2 tahun terakhir, setiap kali aku mau ulang tahun, aku sering merenungkan hal-hal apa yang udah aku lakukan untuk Tuhan dan juga untuk keluargaku.

Memang aku dilahirkan dan dibesarkan dalam sebuah keluarga Kristen yang boleh dibilang cukup kuat. Dalam usia tujuh bulan, aku sudah dibaptis. Sejak itu, aku dididik secara kristiani oleh kedua orang tuaku. Setiap minggu aku dibawa ke Sekolah Minggu, di mana aku boleh berkumpul dengan teman-teman seiman. Bernyanyi bersama. Berdoa bersama.

Selain itu, aku juga dimasukkan ke sekolah Katholik sejak TK. Di situlah imanku terus bertumbuh, hingga ketika kelas 2 SMA, aku memutuskan untuk mengikuti kelas katekisasi untuk memperdalam keKristenanku. Hari-hariku selalu diwarnai dengan keceriaan. Aku selalu beranggapan bahwa hidupku begitu menyenangkan.

Seperti remaja pada umumnya, aku mulai merindukan memiliki seorang pacar. Bertemulah aku dengan teman gerejaku. Kedekatan kami diawali sejak mengikuti kelas katekisasi. Segalanya memang menjadi serba indah sebelum rintangan-rintangan mulai datang. Memang benar kata orang, "Kalau siap jatuh cinta, harus siap pula untuk patah hati!" Aku sekarang benar-benar menyetujui kata-kata itu. Hubunganku dengannya harus berakhir setelah aku setahun kuliah di Bandung. Jaraklah yang akhirnya memisahkan kami berdua.

Kemudian aku bertemu kembali dengan orang baru. Hubungan tersebut boleh dibilang cukup berat. Hubungan dengan perbedaan 'prinsip' yang selama ini aku hindari, terjadi juga. I thought he was my soulmate. Begitu banyak kecocokan di antara kami berdua. He was not only my love, but my bestfriends also. Namun sebuah 'perbedaan' itulah yang memisahkan kami & I realise that he isn't my soulmate.

Aku merasa sejak aku berurusan dengan yang namanya cinta, masalah demi masalah mulai berdatangan. Apalagi kalau lagi bener-bener patah hati. Perasaan campur aduk ada di dalam hati. Ditambah lagi, sejak kuliah di Bandung, aku memang kurang aktif pelayanan. Ntah karena kurang terpanggil atau merasa sesuatu lainnya. Temanku bilang, mungkin karena semakin umur bertambah, hidup kita semakin complicated tanpa kita sadari. Ya mungkin juga sih. Kalau iman kita ngga kuat, pasti kita ngga kuat menghadapi cobaan demi cobaan.

Semalam, sempet ngobrol di telpon sama seorang sahabat. Lagi-lagi dia mengingatkan kalau sekarang ini kita harus selalu ingat bahwa apa yang terjadi di hidup kita, semuanya memang sudah diatur sama Tuhan. Apapun kejadian yang diberikan ke kita, itu pasti untuk kebaikan kita. Aku benar-benar mengiyakan kata-kata temanku itu. Seperti sekarang aku berada di UK, ya memang sudah jalan hidupku. Meskipun akhirnya aku harus memulai banyak hal baru, tapi aku harus belajar menikmatinya.

Di umur-umur seperti ini, memang segalanya tampak ngga jelas di depan mata. Kita cuma bisa berdoa dan berusaha semaksimal mungkin. Hal itulah yang aku lagi coba pikirkan. Terutama bila banyak orang bertanya kapan aku pulang ke Indonesia. Aku selalu terdiam, tak menjawab. Ya memang saat ini aku pun sedang berusaha untuk bisa bertahan di UK. Namun, kita toh memang tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Kalo memang ternyata aku harus pulang, ya aku pulang. Bila tidak, aku pasti dikasih jalan untuk hidup di sini.

Inti dari ceritaku ini adalah, menjelang pergantian usia, aku mulai lagi dihadapkan dengan kekhawatiran & keputus-asaan yang kadang muncul. Aku suka merasa tidak lagi seceria dulu. Mungkin karena udah terlalu banyak hal yang dipikirkan. Kadang aku rindu masa-masa kecil dimana tidak ada beban pikiran. Masa-masa di mana hidupku penuh ketawa-ketawa riang & mengalir begitu saja mengikuti aliran air kehidupan. Hal inilah yang harus aku jalani dan nikmati lagi saat ini. Mengikuti jalannya arus kehidupan yang sudah menjadi rencana-Nya.

Jadi apa yang sudah aku lakukan sejauh ini? hmmm... pertanyaan sulit untuk dijawab nih. Yang pasti, aku ingin terus-terusan membahagiakan Tuhan dan juga keluarga-ku. Semoga di usia baruku nantinya, aku bisa memberikan yang terbaik lagi untuk-Nya dan juga untuk keluargaku...AMIEN!!!

14.4.05 

:: praying ::

...Tuhan hanya sejauh doa...

13.4.05 

:: benci tapi tak rindu ::


...untuk sebuah fase kehidupan yang ingin ku hapus...



Aku tak tahu harus mulai dari mana


Ntah apa yang membuatku jatuh hati padanya

Ntah apa yang membuatku percaya pada ucapan bibirnya

Ntah apa yang memaksaku untuk bersabar deminya

Rupanya pun tak indah

Apalagi hati dan tingkah lakunya

Janji sederhana saja tak ditepatinya


Berulang kali memperlakukanku bagai perempuan tak berhati

Berulang kali memperlakukanku bagai manusia tak berperasaan

Aku begitu terpukul

Kesabaranku telah membuatku begitu terluka

Kata 'maaf' pun tak dapat menyatukan serpihan hati yang hancur


Ntah apa yang ada di pikirannya saat ini

Mungkin dia tertawa di atas penderitaanku

Mungkin dia menangis sepertiku

Mungkin dia sedang menikmati kebahagiaannya

Mungkin dia tidak memikirkanku lagi

Ahh..untuk apa aku memikirkannya?!


Kali ini ku akui aku menyimpan rasa benci

Aku tahu...

Tak seharusnya aku membenci sesamaku

Namun apa daya, luka hati ini membentuk kebencian


Tuhan, maafkan aku karena memiliki rasa dendam ini...

12.4.05 

:: warnai hidupku ::


ke mana kah dirimu kawan?
aku membutuhkanmu
hidup ini terasa berat saat jauh darimu

awan hitam belum mau pergi bersama angin
ia masih mengikuti langkah hidupku
mungkin angin hanya meniup & mendorongnya pelan-pelan

aku membutuhkanmu, kawan!
bukan! bukan untuk membantuku meniup awan hitam
namun untuk memberikan warna lain di hidupku

aku bosan dengan hitam
aku bosan dengan putih, apalagi abu-abu
aku ingin warna lain...warna cerah agar aku pun ceria

 

:: i am still proud of my curly hair ::


-SAY NO TO STRAIGHT HAIR-

11.4.05 

:: home ::


alunan musik Michael Buble masih bergema di kamarku.

"Maybe surrounded by a million people,
I still feel all alone, just want to go home"

rasa rindu akan rumah tiba-tiba membara

aku kangen rumahku nan asri
aku kangen kamarku -si orange & kuning-
aku kangen makanan rumah
aku kangen suara air kolam yang bisa menyejukkan hati

ingin ku memeluk kedua orang tuaku
ingin ku tidur di antara papa dan mama
ingin ku ucapkan 'maaf' pada mereka

Tak pernah aku merasa serindu ini
Tak dapat ku bendung lagi

i just wanna go home

7.4.05 

:: mau marah ::


Kisah ini terulang lagi!!!

Kisah yang pernah aku jalani

Kisah yang ku hindari dan akhirnya ku jalani

Kisah yang terus mengiringi langkah perjalananku

Arggghhhh... pergilah dari hidupku

Cukup sudah kehancuran yang tercipta

Ajari aku kerelaan

Agar aku tenang

Pergi...Jangan...Pergi...Jangan...Pergi...Jangan

ARRGGGGGGHHHHHHHH

 

:: sedih vs. bahagia ::


dibalik KESEDIHAN ada KEBAHAGIAAN

dibalik KEBAHAGIAAN ada KESEDIHAN

 

:: mixed ::


dezig...

hurt...

speechless...

confused...

laughing...

crying...

disappointed...

regret...

5.4.05 

:: baru...baru...baru ::


Aku selalu senang hal-hal baru. Lingkungan baru. Teman-teman baru. Pekerjaan baru. Apalagi kalo pacar baru...hehehe

Tenang...tenang...ini bukan kisah pacar baru!

Dua minggu lalu, aku dapat banyak teman baru... Seneng banget rasanya!! Udah lama aku ngga kumpul dengan orang2 yang bisa membangun & menguatkan imanku. Meskipun mereka mungkin ngga sempurna secara rohani, setidaknya mereka banyak membantuku memberi suasana & keceriaan baru di sini.

Minggu lalu, Jumat (1/4), aku juga dapat tugas baru. Deg-degan & excited banget!!! Pas aku masuk kerja, manager-ku memberitahukanku bahwa aku akan mendapat kerjaan baru, as a bartender.... dezig!!! Never had this experience before, but I'll try... Karena musim semi mulai datang, orang-orang ngga titip jaket lagi, jadi mereka cuma butuh satu orang di cloakroom. Padahal aku malah senang karena bisa banyak duduk & ngobrol sama teman kerjaku. Secara aku orang paling baru, jadi aku lah yang dipindah ke divisi lain.

Malam itu, aku dipekerjakan menjadi bartender baru. Waktu dijelasin cara-cara kerja, aku bingung banget. Apalagi waktu dijelasin semua jenis minuman yang ada. Tambah bingung. Tangan gemetaran banget. Customer pertama datang. Karena masih baru, jadi agak budeg. Ditambah kerasnya musik, bikin tambah deg-degan+budeg aja. Hasilnya, botol JD lepas dari kerannya...huahahaha...

Hal yang menyenangkan adalah, I work as a cashier also. Cita-cita lama yang akhirnya tercapai juga. Agak pendek ya cita-citanya...hehehe... Rasanya keren, pencet-pencet layar, nerima uang & ngasih kembalian kalau ada... Belum lagi pas harus bilang, "Can I help?", "Five pound, please! Cheers"... Ditambah kalau customer yang ganteng-ganteng muncul (blink..blink), bikin tambah semangat kerja...hihihi

Cerita hari Sabtu lain lagi. Ada customer yang belum bayar, kabur dari bar pas aku nyamperin bos-ku karena faktor machine error...Damn!!! Sebel sekaligus takut dimarahin. Untung bos-ku pengertian.

Satu hal yang pasti nyebelin banget, capek boo berdiri terus selama 4-5 jam. Kaki rasanya mau aku copot aja. Well, semoga weekend ini semuanya berjalan lancar & aku mulai terbiasa dengan tugas baru ini. Meskipun tidak dengan gaji baru tentunya, tapi lumayan lah untuk CV.

Doakan saja aku mendapat pekerjaan baru lagi di tempat lain tanpa harus melepas pekerjaan yang sekarang. Karena di nightclub ini, aku benar-benar dapat pengalaman baru, teman-teman kerja baru yang menyenangkan, bos-bos yang baik banget, tambahan uang & juga semoga pacar baru!!! wakakakakkk... aku pun tertawa senang....